Sateri, Ambisi Sukanto Tanoto Wujudkan Industri Tekstil Ramah Lingkungan

Sumber: twitter.com/hashtag/sateri

Dunia terus berubah, begitu juga dengan perkembangan dunia fashion dan industri tekstil yang menjadi basisnya. Jika saat ini serat sintetis masih menjadi primadona, bukan berarti fakta tersebut akan bertahan selamanya. Kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan terus tumbuh. Hal inilah yang kemudian mendorong Sukanto Tanoto untuk mengembangkan viskosa rayon viskosa dan memasarkannya ke seluruh dunia.

Potensi viskosa rayon viskosa sebagai masa depan industri tekstil dan fashion ditangkap Sukanto Tanoto justru pada masa-masa sulit. Pada saat grup bisnis Royal Golden Eagle (RGE) yang dipimpinnya terlilit hutang dalam jumlah besar dan terancam kandas di tengah jalan, ia melihat viskosa rayon viskosa sebagai jawaban akan bahan tekstil masa depan. Hal ini direspon Sukanto Tanoto dengan mendirikan pabrik viskosa rayon viskosa di Cina. Pabrik ini pun terus berkembang hingga menjadi pemimpin dalam industri serat viskosa dunia.

Produsen Serat Viskosa  Terbesar di Dunia

Grup bisnis RGE memiliki dua unit bisnis yang bergerak dalam industri viskosa  rayon. Kedua unit bisnis tersebut adalah Sateri dan Asia Pacific Rayon (APR). Namun dalam hal kapasitas produksi, Sateri menjadi ujung tombak bagi grup bisnis yang didirikan oleh Sukanto Tanoto tersebut.

Sateri sendiri merupakan produsen serat viskosa  yang berkantor pusat di Shanghai, Cina. Pabriknya tersebar di 3 provinsi di Cina seperti Juangxi, Fujian dan Jiangsu. Dengan banyaknya pabrik yang beroperasi, setiap tahunnya Sateri mampu memproduksi sedikitnya 1,1 juta ton metrik serat viskosa.

Dengan kapasitas produksi sebesar itu, Sateri pun dikenal sebagai produsen serat viskosa  terbesar di dunia. Hasil produksinya telah tersebar ke beberapa negara. Selain kawasan Asia, serat viskosa yang diproduksinya juga sudah dipasarkan ke Eropa dan Amerika.

Jumlah produksi yang begitu besar ditambah dengan cakupan wilayah pemasaran yang luas membuat unit bisnis Sukanto Tanoto ini menjadi pemain penting dalam industri rayon viskosa. Tidak hanya itu, Sateri juga dikenal sebagai pemimpin dalam industri serat viskosa dunia.

Beroperasi dengan Prinsip Berkelanjutan

Filosofi bisnis Sukanto Tanoto juga tertanam dalam aktivitas operasional Sateri. Sebagai produsen serat viskosa yang terbuat dari serat kayu, keberlangsungan bisnis perusahaan sangat bergantung pada pasokan bahan baku. Kelancaran pasokan bahan baku seperti ini hanya bisa diwujudkan dengan praktek pertanian yang modern dan berkelanjutan. Karena itulah, praktek pertanian ramah lingkungan tidak bisa dilepaskan dari operasional Sateri.

Serat fiber yang dihasilkan Sateri dibuat dari serat kayu terbarukan. Serat kayu sendiri merupakan bahan yang ramah lingkungan dan dapat terurai secara alami. Namun tidak cukup hanya di situ saja, unit bisnis Sukanto Tanoto ini memastikan bahwa bahan baku yang digunakan memang diambil dari sumber-sumber yang jelas dan terbukti menerapkan praktek pertanian yang berkelanjutan.

Operasional produksi juga dilakukan dengan memegang prinsip yang sama. Demi mewujudkan efisiensi dan meminimalisir emisi gas, Sateri menggunakan peralatan modern dalam aktivitas produksinya.

Komitmen Sateri dalam mewujudkan praktek industri berkelanjutan dan ramah lingkungan selalu menjadi pegangan dalam menjalankan operasional produksi dan bisnisnya. Komitmen tersebut juga diamini oleh induk bisnisnya, yakni Royal Golden Eagle (RGE).

Pada akhir tahun 2019, RGE mengonfirmasi komitmennya untuk mengembangkan produknya, yakni rayon viskosa ke tingkat yang lebih tinggi. Grup bisnis yang dipimpin oleh Sukanto Tanoto tersebut bahkan telah menyiapkan dana senilai USD 200 juta untuk riset, pengembangan produk dan peningkatan teknologi bersih dalam proses produksinya.

Melalui investasi tersebut, Sukanto Tanoto dan RGE berharap bahwa rayon viskosa akan semakin dilirik. Bukan hanya sebagai bahan alternatif dalam industri fashion namun juga mendorong perubahan ke arah yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *